Senin, 31 Maret 2008

hari yang melelahkan

dua bulan terakhir ini udah jadi agenda rutin aku buat bersibuk2 ria. dari pagi ampe sore. hal ini sih terkait sama rencana kepindahan kerja calon suami ku di Qatar. Alhasil deh, rencana pernikahan yang maunya bulan juni jadi di percepat mei awal. ( pyuh akhirnya ). Setelah semingguan urus2 passport suami aku di kantor imigrasi yang lokasinya jauuuh banget dari rumah, sekitar 20km lebih lah, akhirnya beres sudah segala urusan. Tapi itu baru punya suami ku aja. Yang kepunyaanku baru bisa diambil pertengahan april ini. Kenapa april? karna passport yang 48 hal baru akan terbit tanggal segitu. Aku males bolak balik ke kantor imigrasi makanya aku milih yang langsung banyak halamannya. kalo punya suami ku cuma 24 hal. soalnya buat dia urgent sih untuk di kirim ke qatar. btw, urusan di imigrasi tadi cepet bgt. gak seperti biasanya yang lama nunggunya. setelah dari kantor imigrasi, langsung ke KUA deh. biasa urus2 administratif untuk calon penganten. eh kok aku harus di suntik segala ya. kenapa cuma aku? tapi sih katanya sekarang ada peraturan baru yang mengharuskan mempelai wanita harus di vaksin TTI. itu semacam anti virus buat tetanus, TB, dan byk penyakit lah. eh ternyata nikah itu murah ya, cuma Rp 135.000 kalo penghulu nya suruh dateng tambah Rp 20.000 lagi. hehe. padahal kalo kita liat Wedding Organizer tuh bisa berpuluh juta bahkan ratusan juta cuma untuk pernikahan aja.
udah dulu ya postingan sekarang, judulnya juga hari yang melelahkan, jadi lelaaah dong :P

3 komentar:

kinanthi sophia ambalika mengatakan...

naimakin mendekati bahagia yah.. selamat

ardhi nugraha mengatakan...

hai mbakyu bntar lagi kau meningglakanku d jogja...
kau tetanggaku....
kok k Qatar yo?
ntar sering balik jogja ya...

pokoknya selamat bahagia...

Achmad Aryadi mengatakan...

Hari yang melelahkan... dan dia pun terus menerus melihat jam ditangannya… kegelisahan dan kegundahan hati terus menertawai waktu yang yang kian lama kian berjalan cepat… detak detik jamnya pun terus bergerak, seakan gak pernah berhenti ataupun mundur kembali mengulang... sedangkan dia harus melaluinya disaat dia enggan menatapnya... mungkin bukan hal yang penting dari bagian hidupnya... namun ini adalah suatu tinta yang tersisa untuk dia tumpahkan kedalam halaman demi halaman hidupnya… memang tidak begitu penting… tapi awal dari cerita yang akan dia tulis daklam buku hidupnya…

Hari yang melelahkan...namun terasa begitu semangat buat dia untuk menjalaninya... tak peduli betapa jauh tempat yang harus ditempuhnya.. tak peduli berapa lama waktu yang terbuang.. tak peduli berapa banyak keluhan dan keringat yang terus menetes... semua itu terasa hilang begitu saja disaat pikiran dan hatinya mengingat saat2 yang akan membuatnya selalu tersenyum dan tersenyum... apakah dia gila? memang dia gila.. dia tergila gila dengan cinta....

Hari yang melelahkan untuk cinta...

Nb: “dia” as Dita Nury Vanessa